Atasi Kelangkaan BBM di Babel, Gubernur Erzaldi Janji Akan Panggil Pihak yang Bertanggung Jawab

by
Foto: Para pengerit di salah satu SPBU di Koba beberapa waktu lalu. (hr/wowbabel)

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel terus berupaya agar pendistribusian Bahan Bakar Minyak (BBM) ke masyarakat tetap berjalan. Bahkan saat ini kapal tanker pengangkut BBM telah bersandar di Fuel Terminal BBM Pangkal Balam.

Demikian disampaikan Area Manager Communication Relations & CSR Umar Ibnu Hasan, kepada media, Sabtu (11/12/21).

“Syukur Alhamdulillah, saat ini kapal tanker pengangkut BBM telah tiba pada hari ini, Jumat (10/12),” ujar Umar Ibnu Hasan.

Pertamina Patra Niaga Region Sumbagsel kata Ibnu Hasan, langsung bergerak cepat dengan menambah jam operasional FT Pangkal Balam serta optimalisasi mobil tangki (AMT) untuk segera dilakukan normalisasi BBM ke SPBU yang berada di wilayah Bangka, serta menginstuksikan kepada SPBU untuk melakukan pengisian BBM ke kendaraan langsung.

“Selain itu, kami juga terus melakukan koordinasi dengan pihak keamanan dan stakeholder terkait dalam menjaga agar suplai BBM ke masyarakat tetap terus terpenuhi,” lanjut Ibnu Umar.

Dia juga mengatakan, pertamina menghimbau kepada masyarakat agar tetap tenang, serta membeli BBM sesuai kebutuhan dan peruntukkannya, jangan sampai ada oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab dan spekulan yang ingin memanfaatkan situasi saat ini.

“Kami berkomitmen penuh untuk tetap menyalurkan BBM kepada masyarakat, jika ada saran dan masukkan dari warga terkait pendistribusian BBM, dapat juga menghubungi kami si call center Pertamina 135,” tutup Ibnu Umar.

Sementara itu, Gubernur Babel, Erzaldi Rosman dalam status Whatsappnya mengatakan jika besok pihaknya akan memanggil pihak yang bertanggung jawab atas kelangkaan BBM ini.

“Besok (hari ini) masyarakat akan mendapatkan jawaban dari Pertamina sekaligus jawaban dari solusi atas persoalan yang sudah berlangsung beberapa hari terakhir,” kata gubernur. (don/rom).

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.

error: Content is protected !!