483 KK Desa Bakit Kini Berpenghasilan, Mitra KIP PT Timah, Tbk Melalui Yayasan Mulai Tunaikan Sumbangan Kompensasi

by
Caption: Kabag Pengawasan KIP Bangka Barat, Sugarta memberikan penjelasan di depan warga dan nelayan Desa Bakit Kecamatan Parittiga calon penerima Sumbangan Kompensasi KIP. (Rudy).

Penulis: Rudy

FKB News, PARITTIGA, — Sedikitnya 483 Kepala Keluarga (KK) Desa Bakit Kecamatan Parittiga Kabupaten Bangka Barat bakal miliki penghasilan bulanan. Pasalnya, Mitra Kapal Isap Produksi (KIP) PT Timah, Tbk melalui Yayasan Harapan Masyarakat Bakit yang ditunjuk terhitung, Kamis, (9/12/21), mulai menyalurkan dana sumbangan kompensasinya.

Sumbangan ini untuk pertama kalinya disalurkan semenjak KIP beroperasi di Perairan Laut Desa Bakit. Rencananya penyaluran dana bantuan kedepan setiap bulannya dibagikan setelah closing produksi atau rata-rata diatas tanggal 4 setiap bulan.

Penyaluran dana kompensasi untuk warga kemarin menggunakan layanan mobil kas keliling BRI (E-Buzz BRI), sejumlah warga terlihat mengantri di Balai Desa Bakit.

Dari data 483 KK yang sebelumnya telah terdaftar kemarin, rinciannya 391 warga dan 92 nelayan.

Kabag Pengawasan KIP Bangka Barat PT Timah, Tbk, Sugarta, dalam sambutannya di depan warga calon penerima kompensasi mengatakan, penyaluran sumbangan ini bekerjasama dengan pihak BRI melalui layanan mobil keliling.

“Semoga dana kompensasi ini bisa bermanfaat untuk masyarakat,” harap Sugarta.

Sebelumnya dalam bincang-bincang dengan sejumlah awak media, Kades Bakit Bunyamin menyarankan agar warganya yang berhak mendapatkan dana kompensasi KIP yang belum terdaftar untuk segera menyerahkan KK dan KTP ke pihak panitia yang sudah dibentuk.

“Mudah-mudahan bantuan ini bisa berguna untuk bantuan masyarakat dan nelayan Desa Bakit, ” ujar kades dalam kesempatan sambutannya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Harapan Masyarakat Desa Bakit, Rudi Fitrianto, di depan warga mengingatkan masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan mengingat saat ini masih dalam masa pandemi Covid.

Rudi yang didampingi Ketua Forum Masyarakat Pesisir Desa Bakit, Badri sekaligus menyampaikan permohonan maaf kepada para pengantri karena untuk pertama kalinya penyaluran dana ini ada sedikit keterlambatan akibat proses.

“Semoga masyarakat dan nelayan Desa Bakit bisa terbantu dengan dana pencairan tersebut yang merupakan pencairan pertama bagi mereka,” ujar Rudi.

Sementara itu, salah seorang warga Desa Bakit, Nasir (64) ditemui usai menerima dana bantuan KIP mengungkapkan, sumbangan yang diterima kemarin menurutnya sangat berarti baginya dan keluarga terlebih dalam masa Pandemi Covid saat ini.

“Keluarga kami sangat terbantukan dengan penyaluran dana itu, karena saat ini seperti kita ketahui bersama kondisi Desa Bakit khususnya masih dalam keadaan Pandemi Covid-19, semoga PT Timah melalui Mitra KIP Desa Bakit berjalan lancar dan diberikan kemudahan,” harap Nasir.

Leave a Reply

Your email address will not be published.