Lagi, Aktivitas Tambang di IUP PT Timah Perairan Matras Kembali Telan Korban Jiwa

by -
(Caption). Proses evakuasi korban tewas dalam peristiwa laka tambang timah di laut Matras Sungailiat beberapa waktu lalu. Foto: Ist.

FKBNEWS.COM, BANGKA – Aktivitas tambang diduga di wilayah Konsesi PT Timah diperairan Matras Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka kembali telan korban jiwa.

Korban merupakan seorang pekerja tambang berjenis Ponton Isap Produksi (PIP) diduga mitra PT Timah dikabarkan tewas saat sedang bekerja di Laut Matras.

Dari informasi yang didapat menyebutkan Pria yang diketahui bernama Elol (30) warga pendatang asal Provinsi Lampung ini tewas pada Jum’at (26/5/2023) sekitar pukul 11.00 WIB, saat sedang menyelam ke dasar laut dan tertimbun Tanah.

Info tersebut, dibenarkan oleh Kepala Lingkungan Matras, Anggi Meisya yang mengakui jika peristiwa kecelakaan tambang itu terjadi di Laut Matras.

“Kronologisnya dia (korban) sedang berkerja nyelam di laut sekitar pukul 11.00 WIB. Terus kabarnya tertimpa tanah” kata Anggi, Minggu (28/5/23).

Kaling Matras ini menyebutkan proses evakuasi tak membutuhkan waktu lama, korban ditemukan di dasar Laut oleh rekan – rekan korban sesama penambang dan segera dilarikan ke rumah sakit.

“Kawan kawan sesama penyelam yang bantu evakuasi. Pas lagi nyedot kepegang sama bagian kaki kiri korban. Lalu pasirnya disedot. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di lokasi kejadian”, kata Kaling yang akrab disapa Achoy ini.

Dikatakannya, korban usai dimandikan di Rumah Sakit langsung dikirim ke pihak keluarganya di Provinsi Lampung yang diurus oleh bos pemilik CV tempat korban bekerja.

“Katanya dia anak buah CV At tapi keterangan di lapangan. Kalau hari Jum’at biasanya CV libur”, lanjutnya.

Sementara itu Kabid komunikasi PT. Timah, Anggi Siahaan hingga berita ini diturunkan belum juga menjawab konfirmasi media ini terkait laka tambang yang menewaskan salah satu pekerja perusahaan dari mitranya.

Demikian At selaku pemilik CV yang sempat disebut tempat korban bekerja, hingga berita ini diturunkan masih diupayakan konfirmasinya. (red).