Ketua DPD Pemuda Tani HKTI Babel Hadiri Business dan Technology Matching di Turky dan Iran

by -
Ketua DPD Pemuda Tani HKTI Bangka Belitung, Redy Zedira Tama bersama rombongan Pengurus Pemuda Tani HKTI saat mengunjungi dua negara yakni Turkey dan Iran belum lama ini. Foto: Ist

FKBnews.com, SUNGAILIAT – Ketua DPD Pemuda Tani HKTI Bangka Belitung, Redy Zedira Tama bersama rombongan Pengurus Pemuda Tani HKTI mengunjungi dua negara yakni Turkey dan Iran dalam rangka business matchiiing dan technology matching, membangun jaringan pemasaran dan investasi serta transfer technology pertanian.

Dalam moment tersebut, Redy Zedira Tama membawa product lada putih yang merupakan salah satu hasil pertanian yang jadi adalan dari Provinsi Bangka Belitung. Lada putih di Bangka Belitung dikenal dengan Lada Muntok berkualitas eksport. Redy menyampaikan bahwa Lada Muntok memiliki citra rasa yang sangat pedas dan berkadar peperin tertinggi didunia.

Ia berharap kunjungan ini bisa membuka wawasan bagaimana membangun pasar internasional dan juga jadi penyemangat bagi teman-teman petani di Bangka Belitung baik lada maupun product pertanian lainnya.

“Kami bisa melihat secara langsung bagaimana kondisi konsumsi masyarakat di Turky daerah dingin yang sangat cocok membutuhkan lada sebagai bahan bumbu masak. Demikian juga di Iran, bagaimana teknologi pertanian seperti pupuk, technology pembiakaan hewan dan pengairan yang sangat maju,”ujar mantan Ketua HIPMI Babel ini.

Kata Redy, dalam pertemuan kerja sama di Turki, Pemuda Tani melakukan MoU dengan pihak asosiasi pertanian Turki untuk ekspor 30 ton kopi Indonesia per bulan.

“Sementara produk seperti lada, briket, beras organik, teh kelor ke depan akan ditindaklanjuti oleh team Pemuda Tani HKTI untuk dilakukan ekspor ke Turki,”kata Redy.

Pada Maret 2022 mendatang, Pemuda Tani kembali akan memerkan produk pertanian di Itali dengan membawa hasil pertanian dari seluruh Indonesia.

“Saya selaku Ketua Pemuda Tani HKTI Babel mohon doa dan supportnya agar produk pertanian dari babel seperti lada, madu pelawan, teh pelawan bisa kita pasarkan ke negara lain,”harapnya.(2nd/rls)